Bulan Penuh Pujian dan Sanjungan

Alhamdulillah, Allah masih izinkan diri ini untuk bertemu kembali dengan bulan penuh kemuliaan, bulan lahirnya suri teladan seluruh umat, baginda Rasulullah Saw..

Tak terasa, ini adalah Maulid Nabi Muhammad Saw. di tahun 1448 H. Bayangkan, Rasulullah di tahun 571 M atau sekitar 53 tahun sebelum hijrah, sementara tahun ini adalah tahun 2026 M, 1448 H. Artinya, sudah 1455 tahun masehi sejak kelahiran Rasulullah. Namun, keharuman nama beliau tak pernah lekang. Keberkahan dan kemuliaannya tak pernah pudar.

Bagai parfum yang semakin sering dipakai akan meninggalkan bau yang begitu membekas, meskipun suatu hari bau itu akan hilang. Namun, kemuliaan Rasulullah, tak akan pernah tergantikan dengan wangi apapun.

Meskipun dunia semakin sibuk memberitakan peristiwa mengguncangkan hati. Namun, nama beliau akan terus memenuhi ingatan. 

Adakah yang dapat menghapusnya? Atau menggantikannya? Tak ada dan tak akan pernah ada. 

Rasulullah tak perlu cara tertentu agar dikenal dan diingat dunia. Justru dunialah yang beruntung telah memiliki suri tauladan yang benar-benar mengajarkan kepada kearifan dan ketakwaan. 

Ya Rasulullah, seberapakah besar rindu hati ini kepada Engkau ? 

Kami tak dapat menguraikanya. 

Ya Rasulullah, meskipun mata ini belum pernah melihat Engkau, telinga ini belum pernah mendengar suaramu. Namun, hati ini selalu terpaut kepada Engkau.

Engkaulah teladan bagi kami umatmu.

Engkau yang telah mengorbankan segenap diri, agar umatmu memperoleh secercah cahaya hidayah dari Rabb pemilik hari pembalasan.

Mampukah kami untuk bertemu denganmu suatu saat nanti?

Apakah amal dan perbuatan kami cukup untuk menjadi salah satu umatmu yang meminum air telagamu.

Ya Rasulullah, kami sangat ingin memandang wajahmu yang lebih terang dari cahaya rembulan.

Ya Rasulullah, berada pada barisan umatmu yang takwa adalah cita-cita dan tujuan hidup kami.

Semoga Allah mencurahkan keselamatan dan kemuliaan kepada Engkau selalu.

Komentar

Postingan Populer